Padaprogram pembelajaran Kurikulum 2013, Guru memiliki keleluasaan dalam menentukan nilai kriteria kelulusan siswa melalui KBM/KKM. 1. Model Penetapan Lebih dari satu KKM: Satuan pendidikan dapat memilih setiap mata pelajaran memiliki KKM yang berbeda. KKMKurikulum 2013 Revisi 2018. Menghitung jumlah kompetensi dasar (KD) setiap mata pelajaran pada masing-masing tingkat kelas dalam satu tahun pelajaran. Menentukan nilai aspek karakteristik peserta didik (intake), karakteristik mata pelajaran (kompleksitas materi atau kompetensi), dan kondisi satuan pendidikan (daya dukung) dengan Satuanpendidikan dapat mensyaratkan pengambilan SKK per semesternya untuk peserta didik Paket A maksimal 25 SKK, peserta didik Paket B maksimal 30 SKK, dan peserta didik Paket C maksimal 30 SKK. Beban belajar yang diambil oleh peserta didik akan menjadi salah satu hal yang tercatat pada kontrak belajar. PenentuanKKM untuk Kurikulum 2013, Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung meliputi warga sekolah, sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan pembelajaran. Satuan pendidikan diharapkan meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara terus menerus untuk Satuanpendidikan menetapkan kkm yang disusun oleh pendidik melalui rapat dewan guru. Buka hasil download format kkm mapel 4. Cara Mengisi Prota Dan Promes Smp Dunia Sekolah ID Format pemetaan kd dan kkm kurikulum 2013 sd format microsoft excel ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi terkait dengan pemetaan kompetensi dasar (kd) dan Caramenghitung KKM Kurikulum 2013 ini semoga menjadi referensi bagi anda yang sedang mencari Cara Menetapkan KKM ini semoga menjadi referensi bagi anda yang sedang . KKM Kurikulum 2013 Revisi 2018 – Kriteria Ketuntasan Minimal yang berikutnya disebut dengan KKM adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang mengacu pada standar kompetensi lulusan. Di dalam menetapkan KKM, satuan pendidikan harus merumuskannya dengan beberapa pihak seperti kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan yang merumuskan KKM, ada 3 tiga aspek yang perlu diperhatikan yaitu karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi atau kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung pada proses pencapaian teknis prosedur penentuan KKM mata pelajaran pada satuan pendidikan bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut, diantaranyaMenghitung jumlah kompetensi dasar KD setiap mata pelajaran pada masing-masing tingkat kelas dalam satu tahun nilai aspek karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi atau kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung dengan memperhatikan komponen-komponen sebagai juga Kurikulum 2013 revisi 2018 SD1. Karakteristik Peserta Didik IntakeKarakteristik peserta didik intake bagi siswa baru kelas VII antara lain dengan memperhatikan rata-rata nilai rapor SD, nilai ujian sekolah SD, nilai hasil seleksi masuk peserta didik baru di jenjang SMP. Bagi siswa kelas VIII dan IX antara lain diperhatikan rata-rata nlai rapor pada semester-semester yang Karakteristik Mata Pelajaran KompleksitasKarakteristik Mata Pelajaran Kompleksitas adalah tingkat kesulitan dari masing-masing mapel, yang bisa ditetapkan melalui expert judgment guru mata pelajaran dengan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP pada tingkat sekolah, dengan mempertimbankan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu atau tidaknya pengetahuan satuan pendidikan atau daya dukung yang terdiri atas 1 kompetensi pendidik misalnya saja nilai Uji Kompetensi Guru, 2 jumlah peserta didik dalam satu kelas, 3 predikat akreditasi sekolah, dan 4 kelayakan sarana prasarana Kriteria dan skala penilaian penetapan KKMUntuk dapat mempemudah analisis dalam setiap KD, maka perlu dibuat skala penilaian yang telah disepakati oleh guru mata Kriteria dan Skala Penilaian Penetapan KKMMenentukan KKM setiap KD menggunakan rumus seperti Aspek daya dukung mendapat nilai 90 Aspek kompleksitas mendapat nilai 70 Aspek intake memperoleh skor 65Apabila bobot dalam setiap aspek sama, maka nilai KKM untuk KD tersebut adalah sebagai dalam menetapkan nilai KKM KD, pendidik atau satuan pendidikan bisa juga memberikan bobot yang berbeda untuk setiap aspek. Atau bisa juga dengan menggunakan poin atau skor pada setiap kriteria yang telah Kriteria PenskoranApabila KD mempunyai kriteria kompleksitas tinggi, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang, maka nilai KKM-nya adalah sebagai berikutRumus extNilai KKM merupakan angka bulat, jadi 66,7 jika dibulatkan menjadi KKM setiap mata pelajaran menggunakan rumus sebagai berikut Model Kiteria Ketuntasan Minimal KKMModel KKM sendiri terdiri dari satu KKM dan lebih dari satu KKM. Satuan pendidikan pun bisa memilih salah satu diantara kedua model penetapan KKM tersebut. Penjelasan selengkapnya dari kedua model tersebut adalah sebagai dari Satu KKMSatuan pendidikan bisa memilih setiap mata pelajaran mempunyai KKM yang berbeda. Misalnya saja, KKM IPA 64, Matematika 60, Bahasa Indonesia 75, dan begitu itu, KKM juga bisa ditentukan berdasarkan rumpun mata pelajaran kelompok mata pelajaran. Misalnya saja, rumpun MIPA Matematika dan IPA mempunyai KKM 70, rumpun bahasa Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris mempunyai KKM 75, rumpun sosial IPS dan PPKn mempunyai KKM 80, dan pendidikan yang lebih memilih KKM berbeda untuk setiap mapel, mempunyai konsekuensi munculnya interval nilai dan predikat yang berbeda-beda, diilustrasikan sebagai KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia C cukup dimulai dari nilai 75. Predikat di atas Cukup adalah Baik dan Sangat Baik. Panjang interval nilai untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia bisa ditentukan menggunakan cara sebagai berikut Nilai maksimum – Nilai KKM 3 = 100 – 75 3+ 8,3Maka panjang interval untuk setiap predikat 8 atau panjang interval nilainya 8 atau 9, dan terdapat 4 macam predikat, yakni A Sangat Baik, B Baik, C Cukup Baik, dan D Kurang, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia interval nilai dan predikatnya adalah sebagai berikut Contoh Interval Nilai dan Predikatnya untuk KKM 752 KKM mata pelajaran Matematika adalah C cukup mulai dari nilai 60. Panjang interval nilai untuk mata pelajaran Matematika bisa ditentukan menggunakan cara sebagai berikut nilai maksimum – nilai KKM 3 = 100 – 60 3= 13,3Maka panjang interval untuk setiap predikat 13 atau 14Sebab panjang interval nilainya 13 atau 14, untuk mata pelajaran Matematika interval nilai dan predikatnya adalah sebagai berikut contoh tersebut, panjang interval untuk predikat C dan B adalah 14, sedangkan untuk predikat A panjang intervalnya KKM mata pelajaran IPA adalah 64Nilai C cukup mulai dari nilai 64. Panjang interval nilai untuk mata pelajaran IPA bisa ditentukan menggunakan cara nilai maksimum – nilai KKM 3 = 100 – 64 3= 12Sebab panjang interval nilainya 12, untuk mata pelajaran IPA, interval nilainya 12 atau 13, dan predikatnya adalah sebagai dari ilustarasi tersebut, jika peserta didik memperoleh nilai yang sama misalnya saja 74, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, predikatnya akan menjadi berbeda-beda seperti berikut Contoh Predikat untuk KKM yang BerbedaKasus seperti di atas seringkali menimbulkan banyak masalah. Hal ini dikarenakan peserta didik, orang tua, masyarakat luas, dan pengguna hasil penilaian masih belum bisa memahami secara utuh. Sehingga, satuan pendidikan perlu mensosialisasikan dengan jelas kepada seluruh pihak yang juga RPP Bahasa Inggris SMA Kurikulum 2013Satu KKMSatuan pendidikan bisa memilh satu KKM untuk semua mata pelajaran. Setelah KKM setiap mata pelajaran sudah ditentukan, KKM satuan pendidikan bisa ditentukan dengan cara memilih KKM yang paling rendah, rata-rata, atau modus dari seluruh KKM mata saja, SMP Indonesian Pintar berdasarakan hasil analisis menentukan satu KKM untuk seluruh mata pelajaran KKM 78. Untuk satuan pendidikan yang menetapkan hanya satu KKM untuk seluruh mata pelajaran, interval nilai dan predikat bisa menggunakan satu saja, KKM menggunakan ukuran yang sudah lazim, yakni 60, berarti predikat Cukup dimulai dari nilai 60. Interval nilai dan predikat untuk seluruh mata pelajaran menggunakan tabel yang sama seperti misalnya yang ditunjukkan gambar di bawah Contoh Predikat Untuk Satu KKMDownload File Pendukung File PDF Google DriveDemikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang KKM kurikulum 2013. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih sudah mengunjungi website kami. AdvertisementScroll to Continue With Content Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal Atau Kkm Kurikulum 2013 - Penetapan kriteria minimal ketuntasan belajar merupakan tahapan awal pelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi yang menggunakan acuan kriteria dalam penilaian, mengharuskan pendidik dan satuan pendidikan menetapkan kriteria minimal yang menjadi tolok ukur pencapaian kompetensi..cara menentukan kriteria ketuntasan minimal atau kkm kurikulum 2013 , riset, cara, menentukan, kriteria, ketuntasan, minimal, atau, kkm, kurikulum, 2013, LIST OF CONTENT Opening Something Relevant Conclusion Kriteria Ketuntasan Minimal - Kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai ketuntasan belajar dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal KKM. KKM harus ditetapkan di awal tahun ajaran dimulai, melalui musyawarah dewan guru pada satu unit sekolah. KKM dirumuskan setidaknya dengan memperhatikan 3 tiga aspek karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi/kompetensi, dan. kondisi satuan pendidikan daya dukung pada proses pencapaian kompetensi. Kriteria pencapaian ketuntasan belajar siswa KD/indicator Kriteria Ketuntasan Minimal Kompleksitas Daya dukung intake KD Mapel A. Mengidentifikasi sifat larutan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan. 1. menyimpulkan gejala-gejala hantaran arus listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan. 2. Kriteria Ketuntasan Minimal KKM adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan. KKM ini mengacu pada standar kompetensi lulusan. Saat menentukan KKM, satuan pendidikan harus merumuskan bersama kepala sekolah, pendidik, dan tenaga = Kriteria ketuntasan minimal. Ini dihitung oleh masing-masing guru mata pelajaran. Setidaknya kalau di satu kelas paralel ada dua guru, maka penghitungannya dilakukan bersama. Recommended Posts of Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal Atau Kkm Kurikulum 2013 Cara Menentukan KKM. 1. Menghitung KD tiap mata pelajaran. Adapun cara menentukan KKM yang pertama kali adalah dengan menghitung jumlah Kompetensi Dasar KD mata pelajaran setiap kelasnya terlebih dahulu. 2. Tentukan kekuatan. Kedua, tentukan kekuatan, nilai untuk tiap aspeknya, atau komponen sesuai kemampuan para SMA Tahun Ajaran 2021-2022. Kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai kentuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal KKM. KKM harus ditetapkan di awal tahun ajaran dimulai, melalui musyawarah dewan guru pada satu ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan rata-rata dari semua KKM-SK yang terdapat dalam satu semester atau satu tahun pembelajaran, dan dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar LHB/Rapor peserta didik ; Pada setiap indikator atau kompetensi dasar dimungkinkan adanya perbedaan nilai ketuntasan minimal ; Langkah-Langkah Penetapan KKMPengertian KKM KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal adalah kriteria yang dihitung untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan. KKM harus ditetapkan diawal tahun ajaran oleh satuan pendidikan. KKM adalah standar minimal bagi siswa untuk dianggap telah menyelesaikan subscribers. Berikut beberapa langkah untuk menentukan KKM. Pasa kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara menghitung KKM atau Kriteria Ketuntasan menentukan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal pada pembelajaran dengan memperhatikan intake, daya dukung dan kompleksitascara menentukan nilai KKM, Ketuntasan Minimal menjadi acuan bersama antara guru, peserta didik, dan orang tua/wali, sehingga nilai KKM harus tercantum dalam Laporan Hasil Belajar Peserta Didik. Fungsi KKM. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari Kriteria Ketuntasan Minimal KKM.Cara menentukan nilai KKM harus dirumuskan setidaknya dengan memperhatikan 3 tiga aspek, yaitu Karakteristik peserta didik intake , karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi/kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung pada proses pencapaian pencapaian ketuntasan belajar siswa KD/indicator Kriteria Ketuntasan Minimal. Kompleksitas. Daya dukung. intake. KD. Mapel. A. Mengidentifikasi sifat larutan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan. 1. menyimpulkan gejala-gejala hantaran arus listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan. Ketuntasan Minimal KKM mata pelajaran diperoleh dengan rumus hitung jumlah nilai kriteria ketuntasan minimal KKM setiap kompetensi dasar KD dibagi dengan jumlah kompetensi dasar KD. Satuan pendidikan dapat memilih untuk menggunakan satu atau lebih kriteria ketuntasan minimal KKM.Menghitung KKM - Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara menghitung KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal. Ini merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam dunia pendidikan untuk menentukan seberapa baik kualitas dari murid tersebut di setiap mata pelajaran yang diberikan oleh Mudzakkir Hafidh Salah satu prinsip penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi adalah menggunakan acuan kriteria, yakni menggunakan kriteria tertentu dalam menentukan kelulusan peserta didik. Kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal KKM. KKM harus ditetapkan sebelum awal tahun ajaran Kriteria Ketuntasan Minimum Menjadi salah satu kriteria ketuntasan minimal siswa belajar yang di tentukan sendiri oleh Satuan Pendidikan dengan mengacu pada SKL. Setelah itu harus diputuskan secara bersama antara kepala sekolah, dewan guru dan tenaga pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara . Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM Indikator Kompleksitas Daya dukung Intake MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan kriteria minimal ketuntasan belajar merupakan tahapan awal pelaksanaan penilaian hasil belajar sebagai bagian dari langkah pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi yang menggunakan acuan kriteria dalam penilaian, mengharuskan pendidik dan satuan pendidikan menetapkan kriteria minimal yang menjadi tolok ukur pencapaian kompetensi. Conclusion From Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal Atau Kkm Kurikulum 2013 Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal Atau Kkm Kurikulum 2013 - A collection of text Cara Menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal Atau Kkm Kurikulum 2013 from the internet giant network on planet earth, can be seen here. We hope you find what you are looking for. Hopefully can help. Thanks. See the Next Post Kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai kentuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal KKM. KKM harus ditetapkan di awal tahun ajaran dimulai, melalui musyawarah dewan guru pada satu sekolah. KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal sekolah ditentukan dalam musyawarah dewan guru. Biasanya ditentukan pada awal tahun ajaran baru. Standar KKM Nasional 2020. KKM SMA Tahun Ajaran 2021-2022 dan KKM SMA 2020 Cara Menentukan KKM Kurikulum 2013 Revisi Secara teknis prosedur penentuan KKM dapat dilakukan dengan cara berikut 1. Menghitung jumlah KD setiap mata pelajaran pada masing-masing tingkat kelas dalam satu tahun pelajaran 2. Menentukan nilai aspek karakteristik peserta didik intake, karakteristik mata pelajaran kompleksitas materi/kompetensi, dan kondisi satuan pendidikan daya dukung. Dengan mencari rata-rata 3 aspek tersebut maka akan menjadi KKM KD pengetahuan dan keterampilan. Adapun yang dimaksud dengan 3 aspek tersebut adalah a. Karakteristik Peserta Didik Intake Karakteristik peserta didik intake bagi peserta didik baru kelas 1 SD melalui hasil tes awal yang dilakukan oleh sekolah, peserta didik baru kelas VII antara lain memperhatikan rata-rata nilai rapor SD, nilai ujian sekolah SD, nilai hasil seleksi masuk peserta didik baru di jenjang SMP. Memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentikasi antara lain berdasarkan hasil ujian jenjang sebelumnya, atau nilai rapor sebelumnya. b. Karakteristik Mata Pelajaran Kompleksitas Karakteristik Mata Pelajaran kompleksitas adalah tingkat kesulitan dari masing-masing mata pelajaran, yang dapat ditetapkan antara lain melalui expert judgment guru mata pelajaran melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP tingkat sekolah, dengan memperhatikan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu tidaknya pengetahuan prasyarat. c. Kondisi Satuan Pendidikan Daya Dukung Kondisi Satuan Pendidikan Daya Dukung meliputi antara lain 1 kompetensi pendidik misalnya nilai Uji Kompetensi Guru 2 jumlah peserta didik dalam satu kelas 3 predikat akreditasi sekolah 4 kelayakan sarana prasarana sekolah. 3. KKM KD dasar untuk mendapatkan KKM mata pelajaran 4. Jika satuan pendidikan menetapkan satu KKM maka KKM mata pelajaran dasar untuk mendapatkan KKM satuan pendidikan. a. Untuk memperoleh KKM mata pelajaran ataupun KKM satuan pendidikan bisa melalui b. Jika satuan pendidikan memilih KKM mata pelajaran maka jenjang kelas pada satu sekolah memiliki interval untuk predikat yang akan digunakan ke dalam rapor siswa berbeda setiap mata pelajaran dan setiap jenjang kelas c. Tetapi jika dipilih model satu KKM maka cukup satu KKM yang disebut dengan KKM satuan pendidikan, memiliki satu interval dan satu predikat untuk semua kelas dan jenjang kelas pada satu sekolah. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada contoh berikut 1. Lebih dari Satu KKM a. KKM KD Mata Pelajaran Matematika Kelas 1 Berdasarkan olahan KD di atas KKM Mata Pelajaran Matematika adalah 68 Lakukan hal yang sama untuk semua mata pelajaran yang diajarkan. Dan dari semua mata pelajaran ini maka akan diperoleh lebih dari satu KKM pada jenjang kelas. b. KKM Mata Pelajaran Satuan Pendidikan X Kelas X 2. Satu KKM Untuk mendapat satu KKM yang harus dilakukan guru terlebih dahulu mencari KKM mata pelajaran, dari KKM mata pelajaran pada semua kelas dan jenjang kelas direkap, kemudian dalam rapat dewan guru dimusyawarahkan menentukan KKM satuan pendidikan yang berasal dari nilai KKM terendah, rata-rata atau modus pada rekap KKM. Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah penetapan predikat untuk satuan pendidikan yang berasal dari KKM satuan pendidikan. Berdasarkan rekap KKM mata pelajaran dari setiap kelas di atas maka KKM satuan pendidikan adalah 70. 70 merupakan nilai terendah dari semua KKM mata pelajaran yang ada. Penetapan Perdikat 1. Jika memilih model Lebih dari satu KKM maka guru harus mencari semua rentang interval dan predikat untuk semua mata pelajaran. 2. Jika memilih model satu KKM maka guru cukup mencari satu interval dan satu predikat untuk semua kelas dan jenjang kelas pada satu sekolah. Contoh Misalnya, suatu sekolah berdasarkan hasil analisis menentukan satu KKM untuk seluruh mata pelajaran atau satu mata pelajaran 60 berarti predikat Cukup dimulai dari nilai 60. Rentang predikat menggunakan rumus sebagai berikut *Keterangan angka 3 pada rumus diperoleh dari jumlah predikat selain D A, B, dan C Sehingga panjang interval untuk setiap predikat 13 atau 14. Karena rentang predikat nilainya 13 atau 14, maka untuk mata pelajaran Matematika, rentang predikatnya sebagai berikut. Contoh Rentang Predikat untuk KKM Satuan Pendidikan 60 Pada contoh di atas, rentang predikat untuk predikat A yaitu 13 sedangkan predikat B dan C rentang predikatnya 14. Berikut disajikan tabel berisi beberapa contoh rentang predikat sesuai dengan KKM satuan pendidikan. Contoh Rentang Predikat dari Beberapa KKM Kenaikkan Kelas Kenaikan kelas peserta didik ditetapkan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang telah disepakati oleh seluruh warga satuan pendidikan, seperti Minimal kehadiran Ketaatan pada tata tertib Peraturan lainnya yang berlaku di satuan pendidikan tersebut Peserta didik dinyatakan tidak naik kelas apabila hasil belajar dari paling sedikit 3 tiga mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan keterampilan belum tuntas dan/atau sikap belum baik. Sumber Hallo sahabat, Kali ini kami akan berbagi tentang cara menentukan KKM dalam kurikulum 2013. Bagaimana caranya? Simak artikel ini sampai habis! Tampilan Depan Aplikasi Kriteria Ketuntasan Minimal KKM merupakan kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan mengacu pada standar kompetensi kelulusan SKL, dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, karakteristik muatan pelajaran, dan kondisi Satuan Pendidikan. Penentuan KKM harus mempertimbangkan setidaknya 3 aspek, yakni karakteristik muatan/mata pelajaran kompleksitas, karakteristik peserta didik intake, dan kondisi satuan pendidikan pendidik dan daya dukung. Aspek karakteristik materi/kompetensi ditentukan dengan memperhatikan kompleksitas KD, dengan mencermati kata kerja yang terdapat pada KD tersebut dan berdasarkan data empiris dari pengalaman guru dalam membelajarkan KD tersebut pada waktu sebelumnya. Semakin tinggi aspek kompleksitas tingkat kesukaran materi/kompetensi, semakin rendah KKMnya. Aspek intake yaitu memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentifikasi berdasarkan hasil ujian jenjang sebelumnya, hasil tes awal yang dilakukan oleh sekolah, atau nilai rapor sebelumnya. Semakin tinggi aspek intake, semakin tinggi pula nilai KKMnya. Aspek guru dan daya dukung antara lain memperhatikan ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata pelajaran yang diampu, kompetensi guru misalnya hasil Uji Kompetensi Guru, rasio jumlah peserta didik dalam satu kelas, sarana prasarana pembelajaran, dukungan dana, dan kebijakan sekolah. Semakin tinggi aspek guru dan daya dukung, semakin tinggi pula nilai KKMnya. Adapun langkah-langkah dalam menentukan KKM, yaitu Hitung jumlah Kompetensi Dasar KD setiap muatan pelajaran pada setiap kelas dalam satu tahun pelajaran. Tentukan komponen-komponen yang termasuk aspek kompleksitas, intake, pendidik dan daya dukung. Tentukan nilai untuk setiap aspek dengan skala 0-100 dengan mempertimbangkan aspek kompleksitas, intake, pendidik dan daya dukung. Tentukan skor tiap aspek dengan rumus Skor Komponen = Skor yang diperoleh 100x Skor Maksimum. Tentukan skor tiap aspek dengan rumus KKM per KD = Jumlah total setiap aspek jumlah total aspek. Tentukan KKM setiap muatan pelajaran dengan rumus KKM per KD = Jumlah total KKM per KD Jumlah total KD. Tentukan KKM Satuan Pendidikan, ditetapkan dengan memilih KKM yang terendah dari seluruh KKM muatan/mata pelajaran. KKM ini digunakan dalam menentukan rentang predikat. Rumus menentukan rentang predikat adalah nilai maksimum-KKM satuan pendidikan 3. Misalnya sebuah sekolah KKM satuan pendidikannya 60, maka rentang predikatnya adalah 100 - 60 3 = 13,33. Sehingga rentang predikat untuk setiap rendang adalah 13 atau 14. Untuk mempermudah dalam menentukan KKM, dapat menggunakan aplikasi yang berbasis Microsoft Excel. Berikut salah satu contoh aplikasi yang dibuat oleh Bapak Alit Sentanu. Aplikasi KKM Kelas 1 unduh Aplikasi KKM Kelas 2 unduh Aplikasi KKM Kelas 3 unduh Aplikasi KKM Kelas 4 unduh Aplikasi KKM Kelas 5 unduh Aplikasi KKM Kelas 6 unduh Rekap KKM Satuan Pendidikan unduh Demikian yang dapat kami bagika, semoga bermanfaat. Salam edukasi.

cara menentukan kkm satuan pendidikan kurikulum 2013